Teknik Tanam Alpukat/ Avokad

Teknik Tanam Alpukat/ Avokad - Budidaya Petani. Hal yang dilakukan dalam teknik tanam alpukat antara lain:

A. Pola Penanaman
  • Pola penanaman alpukat dilakukan secara kombinasi antara varietas-varietasnya. Hal ini mengingat bahwa kebanyakan varietas tanaman alpukat tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri, kecuali varietas ijo panjang yang memiliki tipe bunga A. Ada 2 tipe bunga dari beberapa varietas alpukat di Indonesia, yaitu tipe A dan tipe B. Varietas yang tergolong tipe bunga A adalah ijo panjang, ijo bundar, merah panjang, merah bundar, waldin, butler, benuk, dickinson, puebla, taft, dan hass. Sedangkan yang tergolong tipe B adalah collinson, itszamma, winslowsaon, fuerte, lyon, nabal, ganter, dan queen. Penyerbukan silang hanya terjadi antara kedua tipe bunga. Oleh karena itu, penanaman alpukat dalam suatu lahan harus dikombinasi antara varietas yang memiliki tipe bunga A dan tipe bunga B sehingga bunga-bunganya saling menyerbuki satu sama lain.
B. Pembuatan Lubang Tanam
  • Tanah digali dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 75 cm. Lubang tersebut dibiarkan terbuka selama lebih kurang 2 minggu.
  • Tanah bagian atas dan bawah dipisahkan.
  • Lubang tanam ditutup kembali dengan posisi seperti semula. Tanah bagian atas dicampur dulu dengan 20 kg pupuk kandang sebelum dimasukkan ke dalam lubang.
  • Lubang tanam yang telah tertutup kembali diberi ajir untuk memindahkan mengingat letak lubang tanam.
C. Cara Penanaman
Waktu penanaman yang tepat adalah pada awal musim hujan dan tanah yang ada dalam lubang tanam tidak lagi mengalami penurunan. Hal yang perlu diperhatikan adalah tanah yang ada dalam lubang tanam harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Hal ini untuk menghindari tergenangnya air bila disirami atau turun hujan. [baca juga syarat tumbuhnya alpukat]

Langkah-langkah :
  • Lubang tanam yang telah ditutup, digali lagi dengan ukuran sebesar wadah bibit.
  • Bibit dikeluarkan dari keranjang atau polibag dengan menyayatnya agar gumpalan tanah tetap utuh.
  • Bibit beserta tanah yang masih menggumpal dimasukkan dalam lubang setinggi leher batang, lalu ditimbun dan diikatkan ke ajir.
  • Setiap bibit alpukat sebaiknya diberi naungan untuk menghindari sinar matahari secara langsung, terpaan angin, maupun siraman air hujan. Naungan tersebut dibuat miring dengan bagian yang tinggi di sebelah timur. Peneduh ini berfungsi sampai tumbuh tunas-tunas baru atau lebih kurang 2-3 minggu. [baca juga artikel tentang Budidaya Alpukat, Bibit Alpukat/ Avokad]
Demikian artikel tentang Teknik Tanam Alpukat/ Avokad , semoga bermanfaat
Sumber artikel ada di Special Thanks to nomor 6. Terimakasih atas kunjungannya di halaman ini!!!
Special Thanks to :
1. Allah SWT
2. Pengunjung
3. Pengiklan
Anda sedang membaca artikel tentang Teknik Tanam Alpukat/ Avokad dan anda bisa menemukan artikel Teknik Tanam Alpukat/ Avokad ini dengan url http://budidaya-petani.blogspot.com/2012/09/teknik-tanam-alpukat-avokad.html,anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya jika artikel Teknik Tanam Alpukat/ Avokad ini sangat bermanfaat bagi teman-teman anda,namun jangan lupa untuk meletakkan link Teknik Tanam Alpukat/ Avokad sumbernya.
LINK ARTIKEL:.

ARTIKEL TERKAIT:

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Copyright © Budidaya Petani | Modified and Enhanced by B_S | Google.com | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger